Konsep Dasar Reaksi Redoks

Reaksi oksidasi adalah perubahan kimia yang terjadi ketika elektron dilepaskan.

Reaksi reduksi adalah perubahan kimia yang terjadi ketika elektron diterima. Reaksi oksidasi dan reduksi selalu berjalan serempak, sehingga jumlah elektron yang dilepas pada reaksi oksidasi sama dengan jumlah elektron yang diterima pada reaksi reduksi. Reaksi ini dinamakan reaksi redoks.

Bilangan oksidasi merupakan konsep yang sangat berguna untuk menentukan dengan cepat keadaan oksidasi atau reduksi suatu atom dalam senyawa.

Adapun aturan penentuan bilangan oksidasi sebagai berikut.


  1. Bilangan oksidasi unsur bebas sama dengan nol. Misal H dalam H2 dan Cu dalam Cu.
  2. Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawa umumnya +1, kecuali dalam senyawa hidrida logam sama dengan –1. Misal dalam NaH, bilangan oksidasi Na adalah +1 dan H adalah –1.
  3. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawa umumnya –2, kecuali dalam peroksida sama dengan –1.
  4. Hasil penjumlahan bilangan oksidasi yang negatif dan positif dalam suatu molekul atau senyawa sama dengan nol.
  5. Hasil penjumlahan bilangan oksidasi yang negatif dan positif dalam seluruh atom untuk setiap ion sama dengan muatan ion itu sendiri.




Referensi
Sukmanawati, W. 2009. Kimia untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Partana, C. F. & Wiyarsi, A. 2009. Mari Belajar Kimia untuk SMA-MA Kelas XII IPA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Belum ada Komentar untuk "Konsep Dasar Reaksi Redoks"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel