Rumah - Sayembara Lumayanan - Episode Perdana

Rumah

Oleh: Mila Rosa

Katamu kita rumah
Memang benar,
Karna aku merasa
Sejak dulu sampai kini
Ada damai di dalamnya

Rumah
Suatu bangunan megah
yang kusebut “Persahabatan”

Namun
Waktu berjalan
Membawa diri ini menghilang
Membawa dirimu terbang
Meski luka, namun aku percaya
Rumah, selalu memberi alasan untuk pulang
Kembali bersua, mengisi cerita dengan cinta

Kita tersadar
Jika yang datang
Harus berniat tulus, bukan modus
Tanpa dilema menemaninya

Dan kini,
Aku mengerti
Jika setiap hadir
Memiliki porsi masing-masing


Sebermula adalah Rengeng-rengeng

Ide sayembara ini terlintas begitu saja, melihat pergerakan grup whatsap yang perlu dioptimalkan jika hanya sekadar guyon waton tur saru yang sering saya lontarkan atau sedulur lainnya.

Dengan adanya sayembara ini, kami ingin mengajak semua berinteraksi, baik tua maupun muda. Sekat menjadi kentara ketika obrolan didominasi oleh orang-orang itu saja, diskusi menjadi dominasi orang-orang tua, akan tetapi semua bisa muncul ketika ada berita lelayu ataupun berita gembira.

Sayembara ini ingin bernasib seperti berita lelayu dan berita gembira. Menjadi wahana berekspresi, bertukar gagasan, ataupun hanya sekadar berlatih menulis. Dengan sayembara ini, kami juga berlatih bagaimana mengapresiasi sebuah karya hingga menjadikannya buku (untuk kalangan sendiri kkkk)

Selamat menyelami karya-karya puisi dari sedulur-sedulur kita, sampai jumpa pada sayembara selanjutnya.


Salam Penuh Cinta

Akar Banir, 2019

Belum ada Komentar untuk "Rumah - Sayembara Lumayanan - Episode Perdana"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel