Perhitungan pH Garam yang Terbentuk dari Asam Lemah dan Basa kuat

Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat

Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat mengalami hidrolisis parsial (sebagian) di dalam air. Hal ini disebabkan oleh salah satu komponen garam, yaitu anion dari asam lemah mengalami mengalami hidrolisis menghasilkan ion OH- sedangkan kation dari basa kuat tidak mengalami hidrolisis sehingga mengakibatkan larutan garam bersifat basa (pH >7).

Salah satu contoh adalah garam CH3COONa yang terionisasi menjadi ion Na^+ dan ion CH3COO^- dalam air. Ion Na^+ tidak bereaksi dengan air tetapi ion CH3COO^- dapat bereaksi dengan air. Reaksi yang trejadi adalah sebagai berikut :

Adanya ion OH- akan meningkatkan konsentrasi OH- dan menurunkan konsentrasi H+sehingga pH larutan menjadi > 7 dan menyebabkan larutan garam menjadi bersifat basa.

Perhitungan pH Garam yang Terbentuk dari Asam Lemah dan Basa kuat

Rumus :

Contoh soal
Berapa pH dari larutan garamCH3COONa 0,1 M ? (Ka = 10^-5)

Jawab
CH3COONa 10^-5 merupakan campuran asam lemah dan basa kuat. Sehingga bersifat basa. pH dihitung dengan rumus sebagai berikut :
Jadi pH CH3COONa 0,1 M adalah 11.



Belum ada Komentar untuk "Perhitungan pH Garam yang Terbentuk dari Asam Lemah dan Basa kuat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel