Ta’aruf - Sayembara Lumayanan - Episode Perdana

Ta’aruf

Oleh: Angga chino


Kita seperti Al dan Tanwin
Tergabung dalam satu ciri Isim saat kita bersama
Bagaikan Na'at Man'ut yang tak terpisahkan
Kadang seperti Mudhof ilaih
Yang berubah karena Mudhof ketika hilang satu


Kita bagaikan Fa'il yang sirna tanpa Fi'il
Tapi...
Kita bangkit!
Kita saling melengkapi seperti Mubtada’
yang bahagia dengan Khabar

Kuharap, kebersamaan kita seperti Nahwu dan Sharaf
Yang selalu bersama (selamanya)



Sebermula adalah Rengeng-rengeng

Ide sayembara ini terlintas begitu saja, melihat pergerakan grup whatsap yang perlu dioptimalkan jika hanya sekadar guyon waton tur saru yang sering saya lontarkan atau sedulur lainnya.

Dengan adanya sayembara ini, kami ingin mengajak semua berinteraksi, baik tua maupun muda. Sekat menjadi kentara ketika obrolan didominasi oleh orang-orang itu saja, diskusi menjadi dominasi orang-orang tua, akan tetapi semua bisa muncul ketika ada berita lelayu ataupun berita gembira.

Sayembara ini ingin bernasib seperti berita lelayu dan berita gembira. Menjadi wahana berekspresi, bertukar gagasan, ataupun hanya sekadar berlatih menulis. Dengan sayembara ini, kami juga berlatih bagaimana mengapresiasi sebuah karya hingga menjadikannya buku (untuk kalangan sendiri kkkk)

Selamat menyelami karya-karya puisi dari sedulur-sedulur kita, sampai jumpa pada sayembara selanjutnya.


Salam Penuh Cinta

Akar Banir, 2019

Belum ada Komentar untuk "Ta’aruf - Sayembara Lumayanan - Episode Perdana"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel