Knalpot Anget - Sayembara Lumayanan - Episode Perdana

Knalpot Anget

Oleh: Koncone Dafip aku lali jenenge

Hujan selalu membawa nasihat
Ditemani air putih hangat
Hujan sore ini


Waktu maghrib
Waktu peralihan
Peralihan: dewasa, remaja, atau anak-anak
Kalau harus bicara peralihan, bayi pun akan jadi peralihan
Semua peralihan

Tak ada waktu pasti
Karena waktu itu dinamis
Sedinamis logika kita
Sedinamis rasa kita

Padahal inti dari hidup peralihan adalah ketetapan
Tetap berpegang teguh pada kedinamisan

Ah apa daya manusia peralihan ini
Selalu tak siap akan kedinamisan yang datang
Padahal mereka sudah pelan-pelan membisikkan
"Saya akan datang”

Manusia dinamis bukannya siap, malah kaget
Dan tiba-tiba manusia dinamis menjadi tua
Tua renta

Terjebak dalam imaji masa muda yang penuh dinamika,
sementara mereka terjebak di akhir dinamisnya dunia.


Sebermula adalah Rengeng-rengeng

Ide sayembara ini terlintas begitu saja, melihat pergerakan grup whatsap yang perlu dioptimalkan jika hanya sekadar guyon waton tur saru yang sering saya lontarkan atau sedulur lainnya.

Dengan adanya sayembara ini, kami ingin mengajak semua berinteraksi, baik tua maupun muda. Sekat menjadi kentara ketika obrolan didominasi oleh orang-orang itu saja, diskusi menjadi dominasi orang-orang tua, akan tetapi semua bisa muncul ketika ada berita lelayu ataupun berita gembira.

Sayembara ini ingin bernasib seperti berita lelayu dan berita gembira. Menjadi wahana berekspresi, bertukar gagasan, ataupun hanya sekadar berlatih menulis. Dengan sayembara ini, kami juga berlatih bagaimana mengapresiasi sebuah karya hingga menjadikannya buku (untuk kalangan sendiri kkkk)

Selamat menyelami karya-karya puisi dari sedulur-sedulur kita, sampai jumpa pada sayembara selanjutnya.


Salam Penuh Cinta

Akar Banir, 2019

Belum ada Komentar untuk "Knalpot Anget - Sayembara Lumayanan - Episode Perdana"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel